On Label: DOWNLOAD, EKONOMI SMA | 0 Comment
On Label: DOWNLOAD, EKONOMI SMA | 0 Comment
On Label: EKONOMI SMA | 0 Comment
On Label: EKONOMI SMA | 0 Comment
On Label: EKONOMI SMA | 0 Comment
On Label: EKONOMI SMA | 0 Comment
On Label: EKONOMI SMA | 0 Comment
On Label: EKONOMI SMA | 0 Comment
On Label: EKONOMI SMA | 0 Comment
On Label: EKONOMI SMA | 0 Comment
On Label: EKONOMI SMA | 0 Comment
On Label: EKONOMI SMA | 0 Comment
On Label: DOWNLOAD, EKONOMI SMA | 0 Comment
On Label: DOWNLOAD, EKONOMI SMA | 0 Comment
On Label: DOWNLOAD, EKONOMI SMA | 0 Comment
MOga bermanfaat ...
On Label: DOWNLOAD, EKONOMI SMA | 0 Comment
BAGIAN 1
1. Untuk memenuhi kebutuhan, konsumen biasanya melakukan pilihan. Dengan adanya pemilihan tersebut akan menimbulkan … .
a. biaya tambahan
b. biaya hidup
c. biaya peluang
d. biaya kompensasi
e. biaya eksplisit
2. Persoalan yang timbul dari hubungan antara manusia dengan kebutuhannya disebut … .
a. inti masalah ekonomi
b. kebutuhan ekonomi
c. perosalan ekonomi
d. masalah pokok ekonomi
e. prinsip ekonomi
3. Suatu keadaan dimana sumber daya terbatas dan kebutuhan tidak terbatas dalam ilmu ekonomi disebut … .
a. kebutuhan
b. kelangkaan
c. kemakmuran
d. kepuasan
e. masalah ekonomi
4. Benda komplementer adalah benda yang …
a. telah disediakan oleh alam
b. pemakaiannya dapat digantikan oleh benda lain
c. memperolehnya dengan pengorbanan
d. penggunaannya harus dengan benda lain
e. langsung dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan
5. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari … .
a. tindakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya
b. usaha manusia untuk melakukan tindakan ekonomi
c. usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan
d. hubungan antara gejala ekonomi yang satu dengan yang lainnya
e. usaha –usaha manusia untuk memperoleh hasil yang maksimal
6. A. Sumber produksi dikuasai oleh pemerintah
B. Setiap individu bebas melakukan kegiatan ekonomi
C. Modal memegang peranan penting dalam persaingan
D. Pemecahan permasalahan ekonomi didasarkan pada tradisi yang berlaku dalam masyarakat
E. Tujuan produksi adalah mendapat keuntungan
Yang merupakan ciri dari sistem ekonomi kapitalis adalah … .
a. A, B dan D
b. A, C dan E
c. B, C dan E
d. C, D dan E
e. A, D dan E
7. Gambar tidak dimunculkan
Dari hubungan RTK dan RTP di atas yang merupakan arus barang adalah … .
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 1 dan 4
d. 2 dan 4
e. 2 dan 3
8. Adanya diagram interaksi pelaku ekonomi, bermanfaat bagi pemerintah sebagai berikut, kecuali …
a. Analisis perhitungan pendapatan nasional
b. Analisis distribusi pendapatan nasional
c. Mengatur jumlah uang dan jumlah barang yang beredar
d. Mengetahui hak dan kewajiban negara terhadap pelaku ekonomi lainnya
e. Kegiatan konsumsi pemerintah
9. Cangkul bagi petani nilainya lebih tinggi bila dibandingkan dengan senapan angin. Penilaian ini berdasarkan pada nilai … .
a. pakai subjektif
b. pakai objektif
c. tukar objektif
d. tukar subjektif
e. pasar
10. Beberapa contoh kegiatan produksi:
1. Petani menual hasil panennya ke pasar
2. Pengrajin membuat ukiran dari kayu
3. Pengusaha memproduksi barang sekunder
4. Nelayan menangkap ikan di laut
5. Peladang mengumpulkan rotan di hutan
Yang tergolong kegiatan produksi ekstraktif dari berbagai kegiatan di atas adalah … .
a. 1 dan 2 d. 3 dan 5
b. 2 dan 3 e. 4 dan 5
c. 1 dan 4
11. Apabila suatu kebutuhan dipenuhi secara terus menerus, rasa nikmatnya makin lama akan makin menurun sehingga akhirnya menjajdi nol. Pernyataan ini merupakan … .
a. hukum permintaan d. hukum Gossen II
b. hukum penawaran e. Hukum ekonomi
c. Hukum Gossen I
12. Faktor intern dan faktor ekstern yang mempengaruhi tingkat konsumsi masayarakat adalah sebagai berikut:
1. Kebudayaan 4. Lingkungan
2. Pendapatan 5. Kepribadian
3. Sikap hidup 6. Motivasi
Yang termasuk faktor intern adalah … .
a. 1, 2, dan 3 d. 2, 5 dan 6
b. 4, 5, dan 6 e. 3, 5, dan 6
c. 2, 4, dan 5
13. Secara umum fungsi produksi dapat digambarkan dengan notasi y = f (x). Dalam hal ini y merupakan out put dan x merupakan input. Notasi tersebut berarti … .
a. besarnya output ditentukan oleh input
b. besarnya input ditentukan oleh output
c. besarnya input tidak sama dengan output
d. input sama dengan output
e. input lebih kecul dari output
14. Tabel
Tenaga Kerja
Produksi Total
TambahanHasil Produksi
2
40
-
4
80
40
5
100
20
6
110
10
7
115
5
Dari tabel di atas, the law of deminishing returns berlaku mulai tenaga kerja … .
a. 2 orang d. 6 orang
b. 4 orang e. 7 orang
c. 5 orang
15. Terhadap suatu barang yang ketinggalan mode, jumlah permintannya akan berkurang, sebaliknya terhadap barang yang sedang tren, jumlah permintaannya akan meningkat. Hal tersebut menunjukkan bahwa permintaan dipengaruhi oleh faktor … .
a. harga barang
b. pendapatan masyarakat
c. intensitas kebutuhan
d. pertambahan penduduk
e. selera
16. Tabel permintaan dan penawaran pada berbagai tingkat harga sebagai berikut:
Harga per unit
Jumlah yang diminta (unit)
Jumlah yang ditawarkan (unit)
Rp 2.000,00
200
80
Rp 2.500.00
150
100
Rp 3.000,00
110
110
Rp 3.500,00
100
150
Rp 4.000,00
75
300
Berdasarkan tabel di atas, keseimbangan terjadi pada harga … .
a. Rp 2.000,00 d. Rp 3.500,00
b. Rp 2.500,00 e. Rp 4.000.00
c. Rp 3.000,00
Data Soal no 17 dan 18
Harga Satuan per Unit
Jumlah Permintaan per hari
Rp 100.000,00
100
Rp 50.000,00
200
17. Dari data tersebut maka berikut ini yang merupakan fungsi permintaan yang benar adalah …
a. Q = 0,05P +200 d. Q = -0,002P + 100
b. Q = - 0,002P -100 e. Q = 0,002P -100
c. Q = 0,002P + 200
18. Dari data di atas, maka koefisien elastisitas permintaannya adalah … .
a. 1 d. 3
b. 2 e. kurang dari 1
c. 0
19.
Surplus produsen ditunjukkan oleh bidang … .
a. ACE D AES
b. BEC E. ABE
c. CEQ
20. Jika suatu permintaan dinyatakan dengan Q = 7-P dan fungsi penawaran dinyatakan dengan Q = 4+2P maka harga dan kuantitas keseimbangannya adalah … .
a. (6,1) d. (4,2)
b. (1,6) e. (1,7)
c. (7,1)
21. Dari berbagai rumus di bawah ini yang merupakan rumus penerimaan adalah … .
a. TR = P x Q d. TC = VC + FC
b. AR = TR:Q e. MR = MC
c.
22. Tabel penerimaan produsen:
Q
P
5
500
7
600
9
700
Dari tabel di atas, jika jumlah barang yang terjual 7 unit, besarnya penerimaan marginal (MR) adalah … .
a. Rp 700,00 d. Rp 300,00
b. Rp 600,00 e. Rp 100,00
c. Rp 350,00
23. Biaya produksi yang besarnya tidak tergantung pada jumlah produksi disebut …
a. biaya tetap rata-rata d. biaya tetap
b. biaya variabel e. biaya marginal
c. biaya total
24. Tabel biaya produksi:
Q
TFC
TVC
AC
10
Rp 10.000,00
Rp 5.000,00
Rp 1.500,00
20
Rp 10.000,00
Rp 7.000,00
…….
Berdasarkan tabel biaya produksi di atas maka besarnya AC pada waktu Q = 20 adalah … .
a. Rp 3.000,00 d. Rp 850,00
b. Rp 5.000,00 e. Rp 720,00
c. Rp 8.500,00
25. Data untuk menentukan laba atau rugi:
Q
P
TR
TC
2
1.240
2.480
3.400
3
1.140
3.420
2.550
4
1.040
4.160
3.680
5
940
4.700
3.810
6
840
5.040
4.000
Berdasarkan tabel di atas, pada tingkat produksi berapakah perusahaan memperoleh laba sebesar Rp 890?
a. 2 unit d. 5 unit
b. 3 unit e. 6 unit
c. 4 unit
26.Bersarnya laba maksimum adalah … .
a. Rp 1.000.000,00 d. Rp 600.000,00
b. Rp 500.000,00 e. Rp 400.000,00
c. Rp 700.000,00
27. Diketahui data sebagai berikut:
Total fixed cost (TFC) = Rp 20.000,00
Variabel Cost (VC) = Rp 200,00
Jika perusahaan memproduksi 400 unit barang dan terjual habis dengan harga jual Rp 500,00 per unit maka perusahaan tersebut … .
a. Rugi Rp 20.000,00 d. Laba Rp 80.000,00
b. Laba Rp 20.000,00 e. Laba Rp 10.000,00
c. Rugi Rp 80.000,00
28. Perhatikan kurva di bawah ini!
29. Pasar tempat bertemunya kekuatan penawaran dan permintaan jumlahnya sama banyak sehingga kedua belah pihak tidak saling terikat merupakan pasar … .
a. monopoli d. oligopsoni
b. monopsoni e. persaingan sempurna
c. oligopoli
30. Suatu monopoli yang ditentukan oleh faktor geografis sehingga suatu produk tidak dapat dihasilkan di daerah lain disebut … .
a. monopoli undang-undang
b. monopoli alamiah
c. monopoli negara
d. monopoli masyarakat
e. monopsoni
31. Barang-barang seperti shampo, sepeda motor, sabun mandi dan pasta gigi merupakan barang dagangan pada pasar …
a. monopoli d. persaingan sempurna
b. monopoli alamiah e. persaingan monopolistik
c. oligopoli
32. Pada hakikatnya sewa tanah adalah balas jasa yang diberikan kepada pemiliki tanah, menurut David Ricardo bahwa tinggi rendahnya sewa tanah ditentukan oleh … .
a. letak yang strategis
b. perubahan harga tanah
c. harga hasil pertanian
d. tingkat kesuburan
e. perubahan penawaran tanah
33. Upah yang diterima oleh tenaga kerja yang dihitung dari banyaknya barang yang dihasilkan merupakan cara pemberian upah dengan sistem … .
a. menurut satuan hasil
b. menurut waktu
c. borongan
d. sistem bonus
e. copartnership
34. Surat tanda utang yang dikeluarkan oleh perusahaan yang berbadan hukum dengan bunga tetap dengan jangka waktu minimal 3 tahun dengan nilai nominal yang sama disebut … .
a. saham
b. wesel
c. obligasi
d. promes
e. belening
35. Perbedaan pasar uang dengan pasar modal ditentukan oleh … .
a. besarnya jumlah modal
b. besarnya investasi
c. besarnya permintaan dan penawaran
d. besarnya tabungan
e. jangka waktunya
36. Badan yang memberikan pengarahan dan pertimbangan kebijaksanaan kepada menteri keuangan di bidang pasar modal di Indonesia adalah … .
a. Badan Pelaksanaan Pasar Modal
b. Badan Pengawas Pasar Modal
c. Badan Pembina Pasar Modal
d. Badan Pasar Modal
e. Badan Komoditi Pasar Modal
37. Seorang memiliki uang sebesar Rp19.600.000,00 akan ditukarkan dengan US $. Jika kurs beli 1 US $ = Rp 9.500,00 dan kurs jual 1 US $ = Rp 9.800,00, maka ia akan memperoleh … .
a. US $ 2000
b. US $ 2063
c. US $ 2126
d. US $ 2189
e. US $ 2252
38. Faktor yang menentukan tinggi rendahnya upah tenaga kerja adalah … .
a. jumah penawaran dan pemrintaan serta tingkat kemampuan tenaga kerja
b. jumah penawaran dan pemrintaan serta jumlah penduduk
c. Jumlah penduduk dan kemampuan tenaga kerja
d. jumah penawaran dan pemrintaan serta jumlah perusahaan
e. tinggi rendahnya kemampuan tenaga kerja dan keinginan pemerintah
39. Surat-surat berharga di bawah ini diperdagangkan dalampasar uang dan pasar modal.
1. Call money 4. Promes
2. saham 5. Wesel
3. Obligasi
Yang diperdagangkan dalam pasar modal adalah … .
a. 1 dan 2 d. 2 dan 4
b. 1 dan 3 e. 4 dan 5
c. 2 dan 3
40. Dalam pasar tenaga kerja, pekerja berhimpun dalam sutau organisasi atau perserikatan sehingga organisasi tersebut menguasai pasar. Bentuk pasar tenaga kerja ini disebut … .
a. persaingan sempurna
b. oligopsoni
c. monopsoni
d. monopoli
e. oligopoli
41. Yang merupakan perbedaan antara pasar faktor produksi dengan pasar barang atau jasa adalah … .
a. penawaran faktor produksi datang dari konsumen, sedangkan penawaran barang/jasa datang dari rumah tangga produksi.
b. Penawaran faktor produksi datang dari RTP, sedangkan penawaran barang/jasa dari RTK
c. Permintaan faktor produksi datang dari RTP dan penawaran barang/jasa dari RTP
d. Permintaan faktor produksi dari RTK dan permintaan barang/jasa dari RTP
e. Penawaran barang datang dari RTP sedangkan penawaran faktor produksi dari RTK
42. Profesi penunjang di pasar modal yang bertugas untuk mengaudit laporan keuangan emiten menurut standar audit yang ditetapkan adalah … .
a. Akuntan
b. Konsultan hukum
c. Notaris
d. Perusahaan penilai
e. Penasihat investasi
43. Ciri-ciri pasar perdana dan pasar sekunder di pasar modal
1. Harga berfluktuasi sesuai kekuatan pasar
2. tidak dikenakan komisi
3. jangka waktu tidak terbatas
4. hanya untuk pembelian saham
5. digunakan untuk pemeblian dan penjualan saham
6. pemesanan dilakukan melalui anggota bursa.
Yang merupakan ciri pasar sekunder adalah…
a. 1, 2, 3, dan 4
b. 1, 2, 4, dan 5
c. 1, 3, 5, dan 6
d. 2, 3, 5, dan 6
e. 3, 4, 5, dan 6
44. Ciri dan tujuan koperasi sekolah:
1. Didirikan dalam rangka kegiatan belajar mengajar di sekolah
2. mendidik, menanamkan dan memelihara suatu kesadaran hidup bergotong royong siswa
3. sebagai laboratorium pengajaran koperasi di sekolah
4. menunjang program pembangunan pemerintah di sektor perkoperasian
5. anggotanya adalah kalangan siswa
6. tidak berbadan hukum
Yang merupakan ciri-ciri koperasi sekolah adalah … .
a. 1, 2, 3, dan 4
b. 1, 2, 4, dan 5
c. 1, 3, 5, dan 6
d. 2, 3, 5, dan 6
e. 3, 4, 5, dan 6
45. Berikut ini adalah kegiatan yang harus dilakukan dalam persiapan pendirian koperasi adalah….., kecuali … .
a. membentuk panitia pendirian koperasi sekolah
b. menyiapkan administrasi rapat pembentukan
c. membuat rancangan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga
d. membuat proposal dan mencari sumber pendanaan rapat
e. mengajukan pengakuan kopoerasi sekolah ke kantor koperasi setempat
46. Yang merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi adalah … .
a. pengurus
b. pengawas
c. badan pemeriksa
d. rapat anggota
e. kepala sekolah
47. Modal koperasi yang berasal dari iurang anggota yang dibayarkan tiap bulan dengan jumlah yang tetap disebut … .
a. simpanan wajib
b. simpanan sukarela
c. simpanan pokok
d. simpanan bulanan
e. modal donasi
48. Berikut ini adalah tugas dan wewenang pengawas koperasi siswa, kecuali … .
a. melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan pengelolaan koperasi sekolah
b. Ikut mengelola koperasi
c. Membuat laporan tertulis tentang hasil pengawasan
d. Meneliti catatan yang ada pada koperasi
e. Mendapatkan segala keterangan yang diperlukan
49. Berikut ini adalah unsur-unsur yang ada pada koperasi siswa:
1. Rapat Anggota
2. pengurus
3. pengawas
4. dewan penasihat
5. penanggung jawab
Yang merupakan alat kelengkapan koperasi sekolah … .
a. 1, 2 dan 3
b. 1, 2 dan 4
c. 2, 4, dan 5
d. 2, 3, dan 4
e. 3, 4, dan 5
50. Menetapkan besarnya alokasi sisa hasil usaha yang akan dibagikan kepada anggota merupakan wewenang dari … .
a. pengurus
b. pengawas
c. badan pemeriksa
d. rapat anggota
e. kepala sekolah
BAGIAN 2
1. Apabila dalam keadaan keseimbangan ( MR = MC ) dan P > AVC tetapi P < AC perusahaan ……
A. Akan memperoleh untung
B. Menderita rugi masih produksi
C. Menderita rugi tetapi menghentikan produksi
D. Berada dalam keadaan pulang pokok
E. Menderita rugi harus segera menghentikan produksi
2. Dalam pasar monopoli harga pasar ditentukan oleh ……
A. Pemerintah
B. Permintaan
C. Pembeli
D. Penawaran
E. Penjual
3. Perhatikan pertanyaan berikut :
(1) Karena menang dalam persaingan
(2) Karena menguasai teknologi
(3) Alam
(4) Masyarakat
(5) Undang-undang
Yang merupakan penyebab terjadinya monopoli adalah ……
A. 1, 2 dan 3
B. 1, 3 dan 5
C. 2, 3 dan 4
D. 2, 4 dan 5
E. 3, 4 dan 5
4. Berikut ini adalah bentuk-bentuk pasar :
(1) Pasar persaingan sempurna
(2) Pasar monopoli
(3) Pasar Oligopoli
(4) Pasar uang
(5) Pasar valuta asing
Bentuk pasar yang berdasarkan pada jumlah penjual dan pembeli adalah ……
A. 1, 2 dan 3
B. 1, 3 dan 5
C. 2, 3 dan 4
D. 2, 4 dan 5
E. 3, 4 dan 5
5. Berikut adalah ciri-ciri pasar persaingan sempurna, kecuali ……
A. Pasar harus terorganisasi secara rapih
B. Penjual dan pembeli bebas bertindak, tidak ada perjanjian-perjanjian diantara mereka
C. Peran pemerintah sesuai dengan porsinya
D. Pembeli dan penjual mempunyai pengetahuan yang luas tentang pasar
E. Jumlah pembeli dan penjual sangat banyak
6. Intensity monopoli merupakan konsep monopoli yang diakibatkan oleh ……
A. Monopoli yang diakibatkan oleh adanya undang-undang
B. Keadaan struktur alam yang dimiliki suatu negara
C. Adanya hak-hak yang diberikan kepada yang berhak
D. Kehebatan dan kemampuan wirausaha dalam bersaing
E. Yaitu adanya hak atas rahasia teknik dalam menciptakan ide, model tertentu
7. Beberapa kelemahan dari ada pasar monopoli adalah sebagai berikut, kecuali ……
A. Harga yang dikuasai oleh seseorang cenderung tidak mementingkan kepentingan umum
B. Kecenderungan mengeksploitasi faktor-faktor produksi
C. Keuntungan monopolis merupakan beban bagi manusia
D. Memproduksi tidak efisien karena tidak memproduksi pada biaya rata-rata minimal
E. Apabila dikuasai oleh negara dapat digunakan untuk mementingkan kepentingan umum
8. Apabila di pasar terdapat beberapa produk yang sama, hanya dibedakan oleh merek dan ciri khas misalnya produk sabun. Hal ini berarti di pasar terdapat bentuk pasar ……
A. Persaingan monopoli
B. Monopsoni
C. Oligopoli diferensiasi
D. Oligopoli
E. Oligopoli homogeny
9. Konsep pasar monopsoni terjadi apabila terdapat ……
A. Banyak penjual dan hanya ada satu pembeli
B. Banyak penjual dan hanya ada dua pembeli
C. Banyak penjual dan hanya ada beberapa pembeli
D. Beberapa pembeli dan beberapa penjual
E. Dua pembeli dan beberapa penjual
10. Beberapa ciri yang membedakan antara pasar monopoli dengan pasar persaingan monopolistik adalah ……
A. Hanya ada beberapa penjual dan pembeli
B. Produk yang dihasilkan bersifat homogen
C. Pada dasar persaingan monopolistik terdapat beberapa penjual
D. Pada pasar persaingan monopolistik
E. Barang yang diperjual belikan bervariasi
11.
Pergeseran dari D1 ke D2 tersebut diakibatkan oleh …… ( ceteris paribus )
A. Harga barang naik
B. Harga barang tetap
C. Pendapatan bertambah
D. Pendapatan turun
E. Selera turun
12. Kelompok konsumen yang mampu membeli harga di atas harga pasar disebut ……
A. Konsumen sub marginal
B. Konsumen marginal
C. Konsumen super marginal
D. Konsumen potensial
E. Konsumen actual
13. Apabila pemerintah menetapkan harga maksimum, maka akan terjadi ……
(1) Surplus konsumen
(2) Surplus produsen
(3) Excess demand
(4) Excess supply
A. Jika 1, 2 dan 3 benar
B. Jika 1 dan 3 benar
C. Jika 2 dan 4 benar
D. Jika 4 saja benar
E. Jika semuanya benar
15. Diketahui fungsi produksi : TC = 4Q + 400. jika biaya total pembuatan suatu barang sebesar Rp. 1.500,00, maka jumlah barang yang diproduksi adalah ……
A. Rp. 100 unit
B. Rp. 275 unit
C. Rp. 375 unit
D. Rp. 400 unit
E. Rp. 475 unit
16. Jika y = 2000 + 15x, di mana y = total cost dan x = jumlah produksi. Apabila produksi Rp. 40 per unit, maka perusahaan tersebut akan berada pada posisi tidak untung dan tidak rugi ( Break Event Point = BEP ) pada produksi ke ……
A. 100
B. 90
C. 80
D. 70
E. 65
17. Perekonomian yang dilakukan secara barter akan menghadapi beberapa masalah diantaranya adalah kecuali ……
A. Sulit menemukan adanya kehendak ganda yang selaras ( coincidence of wants )
B. Kesulitan menentukan perbandingan harga
C. Keterbatasan menentukan pilihan pembeli
D. Kesulitan menentukan pembayaran tertunda
E. Kesulitan mendapatkan alat tukar
18. 1. Harus digemari oleh umum
2. Harus tahan lama
3. Memiliki kualitas yang cukup
4. Mudah dibagi tanpa mengurangi nilai
Yang termasuk syarat uang adalah sebagai berikut :
A. 1, 2, dan 3
B. 2, 3, dan 4
C. 1, 2, dan 4
D. 1, 3, dan 4
E. semua benar
19. Di bawah ini adalah fungsi uang :
(1) Alat penimbun kekayaan
(2) Alat pembayaran
(3) Alat tukar
(4) Alat satuan hitung
Yang merupakan fungsi asli uang adalah ……
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4
20. Sejumlah uang yang dapat dibelikan sejumlah barang tertentu, merupakan fungsi uang sebagai ……
A. Alat satuan hitung
B. Alat pembayaran yang sah
C. Alat tukar
D. Alat pemindah kekayaan
E. Alat pembayaran hutang
21. Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah uang yang beredar adalah ……
(1) Jumlah barang yang diperdagangkan
(2) Kecepatan uang yang beredar
(3) Tingkat suku bunga
(4) Harga-harga barang
(5) Pendapat masyarakat
Faktor yang mempengaruhi jumlah uang yang beredar menurut Irving Fisher ……
A. 5, 4 dan 3
B. 5, 2 dan 1
C. 4, 2 dan 1
D. 4, 3 dan 2
E. 3, 2 dan 1
22. Berikut ini adalah contoh lembaga keuangan bukan bank kecuali ……
A. BPR
B. Asuransi
C. Koperasi
D. Pegadaian
E. Bursa Efek
23. Tugas-tugas bank / perbankan adalah ……
(1) Mendiskonto dan surat berharga
(2) Mengatur menjaga dan memelihara nilai rupiah
(3) Membayar kembali rekening koran
(4) Mendorong kelancaran produksi dan pembangunan
(5) Menciptakan sistem perbankan yang sehat
(6) Memberikan kredit jangka pendek dengan jaminan
Yang merupakan tugas bank sentral adalah ……
A. 1, 2 dan 3
B. 1, 3 dan 5
C. 2, 4 dan 5
D. 2, 4 dan 6
E. 3, 4 dan 6
24. Pada selembar uang Rp. 10.000 anga tersebut merupakan nilai ……
A. Eksternal
B. Internal
C. Intrinsik
D. Ekstrinsik
E. Nominal
25. Jika US$ 1 = Rp. 9.600 maka uang tersebut memiliki nilai ……
A. Internal
B. Eksternal
C. Intrinsik
D. Ekstrinsik
E. Nominal
26. Menurut Irving Fisher kenaikan harga uang terjadi apabila ……
A. Jumlah uang yang beredar bertambah
B. Kecepatan uang beredar turun
C. Jumlah uang beredar berkurang
D. Volume perdagangan meningkat
E. Jumlah beli uang dan volume perdagangan meningkat
27. Kemampuan uang untuk ditukarkan dengan barang dan jasa dipengaruhi oleh ……
(1) Harga barang
(2) Jumlah uang
(3) Perputaran uang
(4) pendapatan
Yang termasuk dalam teori Keynes adalah ……
A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 3 dan 4
D. 1 dan 3
E. 2 dan 4
28. Menurut teori kuantitas uang, kalau jumlah uang beredar banyak, akan dapat menyebabkan terjadinya ……
A. Inflasi
B. Pengangguran
C. Deflasi
D. Pertumbuhan ekonomi
E. Devaluasi
29. Dalam teori kuantitas MV = PT, apabila V dan T konstan, kebijakan moneter dapat mengatasi masalah ……
A. Devaluasi
B. Pengangguran
C. Inflasi
D. Revaluasi
E. Barang hilang dari pasaran
30. Beberapa orang motif memiliki uang adalah ……
(1) Transaksi
(2) Berspekulasi
(3) Berjaga-jaga
(4) Mendirikan usaha
Menurut JM Keynes motif memiliki uang adalah ……
A. 1, 2 dan 3 benar
B. 1 dan 3 benar
C. 2 dan 4 benar
D. 4 saja benar
E. semuanya benar
31. Bank merupakan badan usaha yang melakukan kegiatan :
(1) Pengawasan kegiatan perbankan
(2) Menelaah uang
(3) Memberi dan menerima pinjaman
(4) Transaksi valuta asing
(5) Melayani transfer keuangan
Tugas yang dilakukan oleh bank sentral Adalah ……
A. 1 dan 2
B. 1 dan 5
C. 2 dan 4
D. 3 dan 4
E. 4 dan 5
32. Pengertian bank menurut undang-undang perbankan no. 7 / 1998 adalah ……
A. Badan usaha yang menjadi perantara dalam menerima dan memberi kredit dari dan kepada masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup rakyat
B. Badan usaha yang mengelola jasa keuangan dengan meminjamkan uang kepada masyarakat dalam rangka mencapai kemakmuran
C. Badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak
D. Badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat yang kemudian diambil kembali oleh masyakarat dalam bentuk cek atau giro
E. Badan usaha yang menghimpun tabungan dari masyarakat yang digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan di masa yang akan datang.
33. Berikut ini adalah fungsi dan usaha yang dilakukan oleh bank perkreditan, kecuali ……
A. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito tabungan, dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan
B. Memberikan kredit
C. Menyediakan pembiayaan dan penempatan dana berdasarkan prinsip syariah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia
D. Menempatkan dananya dalam bentuk SBI
E. Menempatkan dana dalam bentuk deposito berjangka, sertifikat deposito
34. Berikut ini adalah hal-hal yang berkaitan dengan Bank Syariah, kecuali ……
A. Berdasarkan pada syariah Islam
B. Membolehkan adanya bunga yang kecil
C. Menggunakan konsep bagi hasil ( mudharabah )
D. Menggunakan konsep penyertaan modal ( musharakah )
E. Konsep sewa murni ( ijarah )
35. Untuk menghindari dari kerugian, maka calon penerima kredit harus memiliki sifat-sifat kepribadian yang baik, yaitu ……
A. Character
B. Capital
C. Capacity
D. Collateral
E. Condition of economiyC
36. Berikut ini hal-hal yang berkaitan dengan standar kembar ( bimetallism ), kecuali ……
A. Negara yang bersangkutan menggunakan emas dan perak sebagai standar nilai mata uangnya
B. Nilai uang ditentukan perbandingan nilai harga emas dan perak
C. Perbandingan nilai emas dan nilai perak disebut mint ratio
D. Nilai uang akan selalu stabil
E. Uang yang nilainya rendah dapat menggeser uang yang nilainya tinggi
37. Berikut ini adalah keuntungan apabila menggunakan standar emas, kecuali ……
A. Standar yang dipercaya banyak masyarakat
B. Stabilitas nilai yang tinggi
C. Hanya perlu sedikit peran pemerintah
D. Perlu adanya pengaturan pemerintah
E. Tidak perlu persetujuan internasional
38. Kebijakan moneter adalah kebijakan pemerintah dalam mengatur jumlah uang yang beredar, kebijakan moneter untuk mengurangi jumlah uang yang beredar adalah dengan cara, kecuali ……
A. Menurunkan tingkat bunga bank
B. Menjual surat-surat berharga
C. Menaikkan cadangan kas ( cash ratio )
D. Melakukan sanering mata uang
E. Melakukan kredit selektif
39. Apabila diketahui jumlah uang yang beredar di masyarakat sebesar Rp. 5.000.000,00 volume perdagangan 50.000 unit dengan tingkat harga sebesar Rp. 100.000. maka kecepatan uang beredar ……
A. 25 kali
B. 100 kali
C. 1 kali
D. 10 kali
E. 2 kali
40. Sistem penetapan kurs valuta asing di mana nilai kurs ditentukan secara bebas oleh tarik menarik permintaan dan penawaran akan valuta asing disebut ……
A. Stables exchange rate
B. Floating exchange rate
C. Fixed exchange rate
D. Puchasing exchange rate
E. Multiple exchange rate
On Label: EKONOMI SMA | 0 Comment
Smoga Anda Berhasil
On Label: DOWNLOAD, EKONOMI SMA | 0 Comment

PERMINTAAN, PENAWARAN DAN HARGA KESEIMBANGAN
Setelah mempelajari kegiatan ini, siswa dapat:
1. menyebutkan pengertian permintaan dan penawaran;
2. mendefinisikan hukum permintaan dan penawaran;
3. membuat grafik permintaan dan penawaran;
4. menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran; dan
5. membuat pergeseran kurva permintaan dan penawaran.
A. Pengertian Permintaan
Permintaan adalah sejumlah barang dan jasa yang diinginkan untuk dibeli atau dimiliki pada berbagai tingkat harga yang berlaku di pasar dan waktu tertentu.
Contoh:
Seorang siswa SMU Terbuka membutuhkan buku tulis, yang berasal dari uang saku yang dikumpulkan. Di toko buku siswa tersebut mengadakan tawar-menawar dan disepakati harga sebuah buku Rp.2.500,00 dengan isi 40 lembar. Sesuai dengan kemampuannya, maka siswa tersebut membeli 4 buah buku tulis. Contoh tersebut di atas adalah contoh permintaan perseorangan. Jika dalam satu sekolah buku tersebut pada harga Rp.2.500,00, jumlah pembeli 100 orang dengan jumlah yang dibeli 500 buah, merupakan contoh permintaan pasar.
Permintaan dapat dibagi menjadi 2 (dua) macam:
1. Permintaan absolut (absolut demand).
Permintaan absolut adalah seluruh permintaan terhadap barang dan jasa baik yang bertenaga beli/berkemampuan membeli, maupun yang tidak bertenaga beli.
2. Permintaan efektif (effective demand)
Permintaan efektif adalah permintaan terhadap barang dan jasa yang disertai kemampuan membeli.
B. Hukum Permintaan (The Law Of Demand)
Hukum permintaan tidak berlaku mutlak, tetapi bersifat tidak mutlak dan dalam keadaan cateris paribus (faktor-faktor lain dianggap tetap). Hukum permintaan “apabila harga mengalami penurunan, maka jumlah permintaan akan naik/bertambah, dan sebaliknya apabila harga mengalami kenaikan, maka jumlah permintaan akan turun/berkurang”. Hukum permintaan berbanding terbalik dengan harga.
Contoh:
Jika harga kendaraan turun dari mahal ke murah, jumlah yang membeli semakin banyak dan sebaliknya jika harga kendaraan naik dari murah ke mahal, maka jumlah yang membeli semakin sedikit. Jelaskah Anda!
C. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan
Manusia adalah makhluk sosial yang dinamis, sehingga terjadi perubahan-perubahan yang dapat mempengaruhi kebutuhan hidupnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan adalah:
1. Harga barang itu sendiri
Naik atau turunnya harga barang/jasa akan mempengaruhi banyak/sedikitnya terhadap jumlah barang yang diminta.
2. Pendapatan masyarakat
Pendapatan masyarakat mencerminkan daya beli masyarakat. Tinggi/rendahnya pendapatan masyarakat akan mempengaruhi kualitas maupun kuantitas permintaan.
3. Intensitas kebutuhan
Mendesak/tidaknya atau penting tidaknya kebutuhan seseorang terhadap barang/ jasa, mempengaruhi jumlah permintaan. Kebutuhan primer, lebih penting dibanding kebutuhan sekunder. Kebutuhan sekunder lebih penting dibanding tertier, sehingga pengaruhnya terhadap jumlah permintaan berbeda.
4. Distribusi Pendapatan
Makin merata pendapatan, maka jumlah permintaan semakin meningkat, sebaliknya pendapatan yang hanya diterima/dinikmati oleh kelompok tertentu, maka secara keseluruhan jumlah permintaan akan turun.
5. Pertambahan penduduk
Jumlah penduduk akan mempengaruhi jumlah permintaan. Makin banyak penduduk, maka jumlah permintaan akan meningkat.
6 Selera (Taste)
Perkembangan mode, pendidikan, lingkungan akan mempengaruhi selera masyarakat, yang akan mempunyai pengaruh terhadap jumlah permintaan.
7. Barang pengganti (substitusi)
Adanya barang pengganti akan berpengaruh terhadap jumlah permintaan. Pada saat harga barang naik, jika ada barang pengganti maka jumlah permintaan akan dipengaruhinya.
Contoh:
1. Pada saat harga beras naik sangat tinggi, maka masyarakat yang tidak mampu akan beralih membeli jagung sebagai pengganti beras.
2. Pada saat harga buku tulis dengan kertas putih meningkat sangat tinggi, maka masyarakat yang tidak mampu akan beralih membeli buku dengan kertas koran.
D. Kurva Permintaan
Kurva ini menggambarkan hubungan fungsional antara harga dan jumlah barang yang diminta. Kurva ini menurun dari kiri atas ke kanan bawah yang berarti bahwa makin rendah harga (P), makin banyak jumlah yang diminta (Q). Mengapa demikian, karena:
1. Orang yang mula-mula tak mampu membeli, dengan harga turun maka menjadi mampu membeli atau dari pembeli potensiil menjadi pembeli riil.
2. Orang yang tadinya membeli barang lain karena tingkat kemampuannya, sekarang menjadi membeli karena mampu.
Berdasarkan keterangan tersebut di atas dapat dibuat kurva yang menunjukkan jumlah barang yang akan dibeli pada berbagai tingkat harga sebagai berikut:
Harga Jumlah yang dibeli
Rp. 200,00 100 unit
Rp. 300,00 90 unit
Rp. 400,00 80 unit
Rp. 500,00 70 unit
Rp. 600,00 60 unit
Rp. 700,00 50 unit
Rp. 800,00 40 unit
Dari contoh di atas, kerjakan latihan berikut dalam bentuk kurva permintaan!
Harga Jumlah yang dibeli
Rp. 300,00 900 unit
Rp. 400,00 800 unit
Rp. 500,00 700 unit
Rp. 600,00 600 unit
Rp. 700,00 500 unit
E. Pergeseran Kurva Permintaan
Kurva permintaan digambarkan dengan anggapan cateris paribus, masih ingatkan, apa artinya? Jika faktor-faktor lain berubah, maka kurva permintaan juga akan mengalami perubahan/pergeseran.
Kurva permintaan dapat berubah karena:
1. Perubahan Harga
Perubahan harga mengakibatkan perubahan permintaan, yaitu:
a. Jika harga naik, maka jumlah permintaan akan berkurang. Kurva akan bergeser ke kiri.
b. Jika harga turun, maka jumlah permintaan akan naik. Kurva akan bergeser ke kanan.
Contoh 1:
Pergeseran kurva permintaan akibat dari perubahan harga.
Pada saat harga Rp.30,00 jumlah permintaan 50 unit. Harga naik menjadi Rp.40,00 jumlah permintaan turun menjadi 30 unit. Pada saat harga turun menjadi Rp.20,00, maka permintaan meningkat menjadi 70 unit.
2. Perubahan Pendapatan Masyarakat
Pendapatan masyarakat akan mengakibatkan perubahan permintaan.
a. Jika pendapatan masyarakat naik, maka jumlah permintaan akan bertambah dan kurva permintaan akan bergeser ke kanan.
b. Jika pendapatan masyarakat turun, maka jumlah permintaan akan berkurang, dan kurva permintaan akan bergeser ke kiri.
Contoh 2:
Pergeseran kurva permintaan akibat dari perubahan pendapatan masyarakat.
Pendapatan masyarakat mula-mula Rp.30,00 jumlah yang diminta 40 unit. Pendapatan meningkat Rp.40,00 jumlah permintaan naik menjadi 50 unit. Pendapatan turun menjadi Rp.20,00 jumlah permintaan menjadi 30 unit.
Dari data-data yang menunjukkan perubahan berikut, cobalah buatkan kurvanya. Pada saat harga Rp.550,00 jumlah unit yang diminta sebesar 950 unit. Harga naik menjadi Rp.700,00 jumlah unit yang diminta turun menjadi 750 unit. Pada saat harga turun dari Rp.550,00 menjadi Rp.350,00 jumlah yang diminta naik menjadi 1.300 unit.
F. Hukum Penawaran (The Law Of Supply)
Penawaran adalah sejumlah barang dan jasa yang disediakan untuk dijual pada berbagai tingkat harga pada waktu dan tempat tertentu.Jumlahnya penawaran sebagai akibat adanya permintaan dan sebaliknya, sehingga antara penawaran dan permintaan tidak dapat dipisahkan.
Apabila harga naik, maka jumlah barang/jasa yang ditawarkan meningkat/bertambah. Jika harga barang/jasa turun, maka jumlah barang/jasa yang ditawarkan berkurang/ turun. Hukum penawaran berbanding lurus dengan harga barang. Hukum ini juga tidak berlaku mutlak cateris paribus. Dengan demikian terjadi perbedaan antara hukum penawaran dengan hukum permintaan.
G. Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah yang ditawarkan
Seperti permintaan, penawaran juga dipengaruhi oleh faktor lain, yaitu:
1. Biaya produksi (input)
Tinggi/rendahnya biaya produksi akan mempengaruhi harga jual yang pada akhirnya akan mempengaruhi jumlah yang ditawarkan.
2. Teknologi
Maju/mundurnya atau canggih tidaknya teknologi akan mempengaruhi jumlah penawaran. Makin canggih teknologi, produktifitas semakin besar, harga menjadi murah, jumlah yang ditawarkan meningkat dan sebaliknya.
3. Harapan keuntungan
Tingkat keuntungan produsen, besar kecilnya laba akan menentukan harga jual. Keuntungan yang besar akan diperoleh jika harga barang murah, sehingga jumlah penawaran meningkat, yang pada akhirnya akan meningkatkan keuntungan.
4. Kebutuhan akan uang tunai
Mendesak atau tidaknya kebutuhan uang tunai bagi perusahaan akan berpengaruh kepada harga jual yang akhirnya berpengaruh pada jumlah penawaran barang/jasa.
5. Harapan harga masa yang akan datang
Bagi produsen yang mampu menahan barang untuk dijual pada saat harga dianggap lebih menguntungkan, produsen akan menahan barang, sehingga mempengaruhi jumlah penawaran.
H. Kurva Penawaran
Kurva penawaran adalah garis yang menghubungkan titik-titik pada tingkat harga dengan jumlah barang/jasa yang ditawarkan.
Kurva penawaran bergerak dari kiri bawah ke kanan atas yang menunjukkan bahwa jika harga barang tinggi, para penjual/produsen akan menjual dalam jumlah yang lebih banyak. Agar lebih jelas, ikuti contoh berikut dengan seksama.
Tabel Penawaran
Harga Jumlah yang ditawarkan
Rp. 100,00 200 unit
Rp. 200,00 300 unit
Rp. 300,00 400 unit
Rp. 400,00 500 unit
Rp. 500,00 600 unit
Setelah Anda mengerti perbedaan antara kurva permintaan dan kurva penawaran, cobalah selesaikan data berikut menjadi kurva penawaran dan kurva permintaan.
Data Permintaan dan Penawaran
Harga Jumlah permintaan Jumlah penawaran
Rp. 200,00 900 unit 300 unit
Rp. 300,00 800 unit 400 unit
Rp. 400,00 700 unit 500 unit
Rp. 500,00 600 unit 600 unit
Rp. 600,00 500 unit 700 unit
Rp. 700,00 400 unit 800 unit
H. Pergeseran Kurva Penawaran
Kurva penawaran akan mengalami pergeseran, tergantung pada faktor yang mempengaruhinya.
Jika harga barang naik, maka jumlah penawaran akan bertambah, sehingga kurva bergeser ke kanan.
Jika harga barang turun, maka jumlah penawaran akan berkurang, kurva bergeser ke kiri.
Contoh:
Pergeseran kurva penawaran akibat perubahan harga barang.
- Pada saat harga Rp.30,00 jumlah unit yang ditawarkan sejumlah 40 unit.
- Pada saat harga naik menjadi Rp.40,00 jumlah barang yang ditawarkan meningkat menjadi 60 unit, kurva bergeser ke kanan.
- Pada saat harga turun menjadi Rp.20,00 maka jumlah yang ditawarkan berkurang menjadi 25 unit, kurva penawaran bergeser ke kiri.
No. Harga Jumlah penawaran
1 Rp. 25,00 500 unit
2 Rp. 35,00 650 unit
3 Rp. 20,00 400 unit
Cobalah buat kurva penawaran dengan data-data di atas!
KESEIMBANGAN HARGA
Setelah mempelajari kegiatan ini, siswa dapat:
1. menjelaskan arti harga keseimbangan;
2. menjelaskan proses terbentuknya harga pasar;
3. membuat harga keseimbangan dalam bentuk grafik/kurva;
4. menyebutkan golongan pembeli;
5. menyebutkan golongan penjual;
6. menyebutkan premi konsumen dan premi produsen; dan
7. membuat pergeseran kurva harga keseimbangan.
Permintaan/pembeli berusaha untuk mendapatkan barang/jasa yang baik dengan harga yang murah, sedangkan penawaran/penjual berusaha untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Akibat dari tarik-menarik/tawar-menawar antara permintaan dan penawaran, maka akan tercapai titik temu yang disebut keseimbangan harga.
1. Pengertian Harga Keseimbangan
Harga keseimbangan atau harga pasar (Equilibrium Price) adalah tinggi rendahnya tingkat harga yang terjadi atas kesepakatan antara produsen/penawaran dengan konsumen atau permintaan. Pada harga keseimbangan produsen/penawaran bersedia melepas barang/jasa, sedangkan permintaan/konsumen bersedia membayar harganya. Dalam kurva harga keseimbangan terjadi titik temu antara kurva permintaan dan kurva penawaran, yang disebut Equilibrium Price.
2. Proses terbentuknya Harga Pasar
Terbentuknya harga pasar dipengaruhi oleh faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran. Masing-masing faktor dapat menyebabkan bergesernya jumlah permintaan dan jumlah penawaran. Dengan bergesernya permintaan dan penawaran akan mengakibatkan bergesernya tingkat harga keseimbangan. Perhatikan tabel berikut dan amati perubahannya.
P pada Rp. 400,00 terjadi Equilibrium Price dengan jumlah yang ditawarkan (S) sama dengan jumlah yang diminta (D), yaitu sebesar 5.000 unit.
Penjual menawarkan dengan harga Rp.600,00 dengan jumlah barang yang terjual/ ditawarkan 7.000 unit. Sedangkan pembeli menawar dengan harga Rp.200,00 dan jumlah barang yang diminta 7.000 unit. Karena tidak terjadi kesepakatan, maka penjual berusaha menurunkan harga dan pembeli berusaha menaikkan penawaran, demikian seterusnya sampai akhirnya bertemu pada harga Rp.400,00 dengan jumlah barang yang ditawarkan sama dengan jumlah yang diminta, sebesar 5.000 unit.
Sekarang coba buatlah kurva harga keseimbangan dengan data sebagai berikut:
Tabel Permintaan dan Penawaran
3. Penggolongan Pembeli dan Penjual
Pembeli dan penjual dapat digolongkan berdasarkan perbandingan antara harga pasar dan harga pokok bagi penjual/produsen dan kemampuan membeli bagi konsumen/ pembeli.
Pembeli dan penjual dapat digolongkan:
a. Pembeli super marginal, yaitu kelompok pembeli yang memiliki kemampuan membeli di atas harga pasar.
b. Pembeli marginal, yaitu kelompok pembeli yang memiliki kemampuan sama dengan harga pasar.
c. Pembeli sub marginal, yaitu kelompok pembeli yang mempunyai kemampuan membeli di bawah harga pasar.
d. Penjual super marginal, yaitu kelompok penjual yang memiliki perhitungan harga pokok di bawah harga pasar.
e. Penjual marginal, yaitu kelompok penjual yang memiliki perhitungan harga pokok sama dengan harga pasar.
f. Penjual sub marginal, yaitu kelompok penjual yang memiliki perhitungan harga pokok di atas harga pasar.
Dari penggolongan di atas dapat disimpulkan:
a. Terdapat pembeli/penjual yang memperoleh keuntungan. Pembeli yang memiliki kemampuan membeli lebih tinggi (pembeli super marginal) mendapatkan premi konsumen. Penjual yang memiliki perhitungan harga pokok di bawah harga pasar (penjual super marginal) mendapatkan premi produsen.
b. Terdapat pembeli/penjual yang menderita kerugian. Pembeli sub marginal yang memiliki kemampuan membeli di bawah harga pasar. Penjual sub marginal yang memiliki perhitungan harga pokok di atas harga pasar.
c. Terdapat pembeli dan penjual yang impas (Break Even Point). Tidak memperoleh keuntungan dan kerugian karena harga pokok sama dengan harga pasar serta kemampuan membeli sama dengan harga pasar.
Selesaikanlah tabel berikut!
Pada grafik di bawah ini akan terlihat daerah premi konsumen dan premi produsen, kerugian konsumen/produsen, maupun BEP konsumen/produsen.
Titik E merupakan harga keseimbangan dengan tingkat harga OP dan jumlah penawaran/ permintaan OQ.
Premi konsumen berada pada daerah P, P 2, E.
Premi produsen berada pada daerah P, P1, E.
Pembeli sub marginal pada titik E menuju D.
Penjual sub marginal pada titik E menuju S.
4. Pergeseran Titik Keseimbangan
Titik keseimbangan (Equilibrium Price) akan mengalami pergeseran akibat dari naik turunnya akibat perubahan penawaran/permintaan.
1. Pergeseran titik keseimbangan yang disebabkan bertambahnya jumlah permintaan.
Jika jumlah permintaan bertambah sedangkan jumlah penawaran tetap, maka ada kecenderungan harga akan naik.
Misalnya pada harga Rp.20,00 jumlah permintaan 30 unit. Jika jumlah permintaan meningkat 40 unit, maka harga akan naik menjadi Rp.30,00. Perhatikan di grafik: E akan berubah menjadi E1.
2. Pergeseran titik keseimbangan yang disebabkan berkurangnya jumlah permintaan.
Jika jumlah permintan berkurang sedangkan jumlah penawaran tetap, maka harga akan turun.
Misalnya harga Rp.25,00 jumlah permintaan 45 unit. Apabila jumlah permintaan turun menjadi 30 unit, maka harga akan turun menjadi Rp.15,00.
3. Pergeseran titik keseimbangan yang disebabkan bertambahnya jumlah penawaran.
Jika jumlah penawaran bertambah sedangkan jumlah permintaan tetap, maka harga akan turun.
Misalnya pada harga Rp.40,00 jumlah penawaran 40 unit. Jika jumlah penawaran bertambah menjadi 50 unit, maka harga akan turun menjadi Rp.30,00.
4. Pergeseran titik keseimbangan yang disebabkan berkurangnya jumlah penawaran.
Jika jumlah penawaran berkurang, sedangkan jumlah permintaan tetap, maka harga akan naik.
Misalnya pada harga Rp.25,00 jumlah penawaran 45 unit. Jika jumlah penawaran berkurang menjadi 35 unit, maka harga akan naik menjadi Rp.35,00.
Agar Anda lebih terampil dalam menggambar, buatlah pergeseran titik keseimbangan akibat pertambahan dan pengurangan jumlah permintaan dalam satu gambar.
Kasus:
Harga Rp.35,00 jumlah permintaan 40 unit.
Jumlah permintaan meningkat menjadi 50 unit, harga naik menjadi Rp.45,00.
Jumlah permintaan berkurang menjadi 30 unit, harga turun menjadi 25,00.P
Gambarkan pula pergeseran titik keseimbangan akibat pertambahan/pengurangan jumlah penawaran dalam satu gambar.
Kasus:
Harga Rp.30,00 jumlah penawaran 40 unit. Jumlah penawaran meningkat menjadi 50 unit, harga turun menjadi Rp.20,00. Jumlah penawaran berkurang menjadi 30 unit, harga naik menjadi 40,00.
ELASTISITAS HARGA
Setelah mempelajari kegiatan ini diharapkan siswa dapat:
1. menyebutkan arti elastisitas permintaan dan penawaran;
2. menyebutkan macam-macam elastisitas permintaan dan penawaran;
3. membuat berbagai jenis grafik elastisitas harga; dan
4. menghitung koefisien elastisitas permintaan dan penawaran.
Setelah Anda mempelajari harga keseimbangan yang merupakan pertemuan antara permintaan dan penawaran, maka Anda akan dapat menghitung perubahan harga akibat dari naik/turunnya permintaan dan penawaran.
Masihkan Anda ingat apakah permintaan, penawaran, hukum permintaan/penawaran, faktorfaktor yang mempengaruhi, serta pergeseran kurva-kurvanya? Bagus! Jika Anda sudah menguasai, marilah kita lanjutkan pada Elastisitas Harga.
1. Elastisitas Permintaan
1. Pengertian
Elastisitas permintaan adalah tingkat perubahan permintaan terhadap barang/jasa, yang diakibatkan adanya perubahan harga barang/jasa tersebut.
Untuk mengukur besar/kecilnya tingkat perubahan tersebut, diukur dengan angka-angka yang disebut Koefisien Elastisitas permintaan yang dilambangkan dengan huruf ED ( Elasticity Demand).
2. Macam-macam Elastisitas Permintaan
Untuk membedakan elastisitas permintaan digunakan ukuran berdasarkan besar/ kecilnya tingkat koefisien elastisitasnya.
Macam-macam elastisitas permintaan.
1. In Elastis Sempurna (E = 0)
Permintaan in elastis sempurna terjadi bilamana perubahan harga yang terjadi tidak ada pengaruhnya terhadap jumlah permintaan.
E = 0, artinya bahwa perubahan sama sekali tidak ada pengaruhnya terhadap jumlah permintaan.
Contoh: obat-obatan pada waktu sakit
Perhatikan kurva di bawah ini!
Pada kurva in elastisitas sempurna, kurvanya akan sejajar dengan sumbu Y atau P.
2. In Elastis (E < 1)
Permintan in elastis terjadi jika perubahan harga kurang berpengaruh pada perubahan permintaan.
E < 1, artinya perubahan harga hanya diikuti perubahan jumlah yang diminta dalam jumlah yang relatif lebih kecil.
Contoh: permintaan terhadap beras.
3. Elastis Uniter (E = 1)
Permintaan elastis uniter terjadi jika perubahan permintaan sebanding dengan perubahan harga.
E = 1, artinya perubahan harga diikuti oleh perubahan jumlah permintaan yang sama.
Contoh: barang-barang elektronik.
4. Elastis (E > 1)
Permintaan elastis terjadi jika perubahan permintaan lebih besar dari perubahan harga.
E > 1, artinya perubahan harga diikuti jumlah permintaan dalam jumlah yang lebih besar.
Contoh: barang mewah.
5. Elastis Sempurna ( E = ~ )
Permintaan elastis sempurna terjadi jika perubahan permintaan tidak berpengaruh sama sekali terhadap perubahan harga.
Kurvanya akan sejajar dengan sumbu Q atau X.
E = ~ , artinya bahwa perubahan harga tidak diakibatkan oleh naik-turunnya jumlah permintaan.
Contoh: bumbu dapur.
3. Perhitungan Koefisien Elastisitas Permintaan
Untuk membedakan elastisitas permintaan digunakan ukuran berdasarkan besar/ kecilnya tingkat koefisien elastisitasnya.
Hasil perhitungan koefisien elastisitas permintaan selalu negatif, karena berbanding terbalik antara harga barang dengan jumlah permintaan.
Beberapa cara untuk menghitung koefisien elastisitas permintaan:
1. Membandingkan antara % perubahan jumlah permintaan dengan % perubahan harga
Perubahan permintaan = 900 unit - 1.000 unit = - 100 unit.
Perubahan harga Rp.960,00 - Rp.800,00 = Rp.160,00
2. Dengan rumus:
3. Dengan rumus:
Kerjakan data berikut dengan menggunakan ketiga rumus tersebut dan samakah hasilnya?
1. Elastisitas Penawaran
1. Pengertian
Elastisitas penawaran adalah tingkat perubahan penawaran atas barang dan jasa yang diakibatkan karena adanya perubahan harga barang dan jasa tersebut. Untuk mengukur besar/kecilnya tingkat perubahan tersebut diukur dengan angkaangka yang disebut koefisien elastisitas penawaran dengan lambang ES (Elasticity Supply).
Coba Anda ingat kembali apa arti elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran!
2. Macam-macam Elastisitas Penawaran
Seperti dalam permintaan, elastisitas penawaran dapat dibedakan menjadi 5 macam, yaitu:
1. In Elastis Sempurna (E = 0)
Penawaran in elastis sempurna terjadi bilamana perubahan harga yang terjadi tidak ada pengaruhnya terhadap jumlah penawaran.
Kurvanya sejajar dengan sumbu Y atau P.
2. In Elastis (E < 1)
Penawaran in elastis terjadi jika perubahan harga kurang berpengaruh pada perubahan penawaran.
3. Elastis Uniter (E = 1)
Penawaran elastis uniter terjadi jika perubahan harga sebanding dengan perubahan jumlah penawaran.
4. Elastis (E > 1)
Penawaran elastis terjadi jika perubahan harga diikuti dengan jumlah penawaran yang lebih besar.
5. Elastis Sempurna ( E = ~ )
Penawaran elastis sempurna terjadi jika perubahan penawaran tidak dipengaruhi sama sekali oleh perubahan harga, sehingga kurva penawaran akan sejajar dengan sumbu Q atau X.
Setelah Anda mengetahui bahwa elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran masing-masing ada 5, bedakan antara keduanya dengan melengkapi format ini.
3. Perhitungan Koefisien Elastisitas Penawaran
Perhitungan koefisien elastisitas penawaran sama prinsipnya dengan koefisien elastisitas permintaan. Hasil perhitungan koefisien elastisitas penawaran selalu positif, karena berbanding lurus antara jumlah penawaran dengan harga barang.
Rumus perhitungan koefisien penawaran:
Keterangan:
ES = elastisitas penawaran
(Q = perubahan jumlah penawaran
Q = jumlah penawaran sebelum berubah
Q1 = jumlah penawaran setelah berubah
(P = perubahan harga
P = harga sebelum berubah
P1 = harga setelah berubah
Contoh:
Kerjakan latihan di bawah ini dan buktikan dengan ketiga cara/rumus, hasilnya sama.
LATIHAN SOAL
Petunjuk: Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan benar.
1. Apakah arti elastisitas permintaan dan penawaran?
2. Sebutkan macam-macam elastisitas permintaan dan penawaran!
3. Buatlah grafik elastisitas harga (permintaan dan penawaran)!
a. E = 0
b. E < 1
c. E = 1
d. E > 1
e. E = ~
4. Berapa koefisien elastisitas permintaan?
Harga Jumlah Permintaan
Rp. 800,00
Rp. 900,00 1000 unit
800 unit
5. Berapa koefisien elastisitas penawaran?
Harga Jumlah penawaran
Rp. 500,00
Rp. 600,00 2000 unit
2500 unit
On Label: EKONOMI SMA | 0 Comment
Artikel Populer
-
Penyusunan dan penyajian laporan keuangan merupakan kewajiban setiap entitas bisnis. Penyusunan laporan keuangan merupakan kebutuhan infor...
-
DEFINISI Impetigo adalah penyakit infeksi kulit yang sangat menular yang umumnya terjadi pada bayi dan anak-anak. Impetigo biasanya berupa ...
-
Nasyid-nasyid ini sebagiannya adalah penghantar saya dalam berhijrah ditahun 1994..saat masih SMA..saat masih muda belia dulu.. Nasyid-n...
Akuntansi, Pajak, Accurate, Tarbiyah dan Dakwah