Pemuda itu,
Imannya sungguh kental
Akidahnya amat perkasa
Tak jatuh apabila dibedil bertubi-tubi
Tak lemah apabila diuji bertalu-talu
Hidayah terus bertambah
Nur terus bersinar
Sinar yang tak sirna
Pemuda itu,
Hati mereka diikat Rabb
Ikatan yang tak bisa terurai
Atas nama ukhuwwah islamiyyah
Atas prinsip kesatuan akidah
Walau badai menimpa
Kendati taufan menyerang
Ribat tetap ampuh
Pemuda itu,
Dituduh sebagai pemberontak
Difitnah sebagai penderhaka
Dimurka sang raja angkuh mengaku tuhan
Dikecam pengecut di dalam istana
Lalu mereka bangkit serentak,
Bersuara senada, seirama
Tuhan kami Pemilik langit dan bumi
Kami tak berharap selain daripada-Nya
Pemuda itu,
Kini hanya tinggal sejarah
Menjadi cerita motivasi yang hanya bernilai ilusi
Tinggal harapan di dada para pencinta perjuangan
Entah jadi, entahkan tidak
Makin ampuh ataupun makin rapuh
Semuanya tinggal persoalan
Masih menunggu jawapan
Aku mahu memberi jawapan
Aku mahu memberi keputusan
Demi satu perjuangan
Ya, akulah penerus generasi pemuda itu!
Artikel Populer
-
Sebuah perbedaan, apapun bentuknya ; dari perbedaan warna kulit, bahasa, hingga perbedaan aqidah atau keyakinan sekalipun, semua itu adal...
-
Inilah Pesan Terakhir Imanda Amalia - news.okezone.com
-
Bagi temen2 murabbi/yah dan pemegang mentoring, saya sajikan contoh buku panduan mentoring yang berisi buku saku dan materi. Silakan downloa...
-
Banyak orang menyangka bahwa rokok hanya berkaitan dengan penyakit paru dan pernafasan. Padahal rokok juga merupakan penyebab utama dari p...
-
Sedulur ku semua, ini jawaban ujian media pembelajaran dari soal yang kita dapatkan. kalau sama alhamdulillah, kalau tidak ya mohon maaf. mo...
Akuntansi, Pajak, Accurate, Tarbiyah dan Dakwah
FB _Q
Diberdayakan oleh Blogger.
No comments for "Pemuda Itu,...."!
Posting Komentar