Aku hanyalah insan biasa, mudah lupa, mudah alpa
Terlanjur bicara, tersilap kata
Mungkin niatku, hasratku sejernih permata
Tapi, kuakui tindakanku keruh
Aku hanyalah insan biasa, mudah lupa, mudah alpa
Terlanjur bicara, tersilap kata
Mungkin niatku, hasratku sejernih permata
Tapi, kuakui tindakanku keruh
Nilai hikmahku akhirnya terlucut
Kesabaran tenggelam di dalam kemarahan
Tinggalah kesulitan yang berhiaskan kebenaran
Minda berprasangka liar
Jiwa berkecamuk pincang
Akal seolah-olah sudah pitam
Aku lemas dalam amarah
Lantas aku bangkit, lagakmu kuungkit
Atas alasan mencegah kemungkaran
Engkau kalah aku menang
Aku kalah engkau menang
Pertandingan yang tiada berkesudahan
Perlawanan yang hanya bernatijahkan kalah menang
Daie berjalan penuh kemegahan
Mad’u pula lari bertempiaran
Ayuh muhasabah sebelum senja menjelang
“Adakah aku penghukum ataupun penyeru?”
“Ke manakah destinasi yang ingin dituju?”
“Kenapa bukannya aku menang, dia pun menang?”
Jawab! Jawab! Jawab!
Jawab sebelum matahari terbenam
Kerna kini hanyalah gerhana bersinggah
Alangkah payah memuaskan hati insan
Sebagaimana nabi saw memberikan teladan
Pesan pada diri, rakan dan taulan
Didiklah iman, kawallah kemarahan
Mencegah kemungkaran satu seni kehidupan
Bukannya proses menjatuhkan hukuman
Ingatkan pada diri, kita penyeru bukannya penghukum!
Artikel Populer
-
Ada sebuah ungkapan yang pernah saya dengar, yaitu "Kalau orang bicara dari hati, akan kena ke hati !" Mungkin banyak orang yang s...
-
KOMPAS.com — 10 makanan super di bawah ini sudah teruji dapat melawan penyakit dan meningkatkan energi. Masukan buah-buah itu ke dalam me...
-
Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti...
-
Kasih sayang Allah senantiasa hadir di tengah-tengah kita. Cinta-Nya bisa hadir dalam suasana duka ketika kita mencoba menggali hikmah dibal...
-
Sudah siap2 nikah ni...wah bulan ini kayaknya ane panen undangan manten. Sudah 4 undngan nangkring di rumah. Buat kita2 yang mau nikah ..ar...
Akuntansi, Pajak, Accurate, Tarbiyah dan Dakwah
FB _Q
Diberdayakan oleh Blogger.

No comments for "KITA HANYALAH PENYERU"!
Posting Komentar